Fraksi-Fraksi DPRD Gumas Soroti Infrastruktur, Program Tambun Bungai dan PAD dalam RPJMD

Suasana rapat paripurna.

KUALA KURUN – Sejumlah fraksi DPRD Kabupaten Gunung Mas memberikan sorotan tajam terhadap aspek teknis dan implementatif dari Rancangan RPJMD 2025–2029 dalam Rapat Paripurna ke-8, Selasa (1/7/2025).

Fraksi Partai NasDem melalui juru bicara Dony Saputra menyoroti kondisi jalan Tewah–Tumbang Miri yang rusak berat. Ia juga menyoal ketidaktercapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong penerapan sistem penghargaan dan sanksi bagi perangkat daerah.

“Kami mengusulkan pemerintah mencabut izin perusahaan kelapa sawit yang tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU),” tegas Dony.

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Rusmila mengusulkan penguatan program strategis “Tambun Bungai” yang mencakup penyediaan rumah layak huni, pemerataan tenaga kesehatan, pembangunan sarana olahraga, rehabilitasi lahan eks tambang ilegal, dan persiapan Kuala Kurun mengikuti program Adipura.

“Kami juga meminta pemerintah daerah segera memperbaiki jalan Tewah–Tumbang Miri dan memperkuat program kemitraan sawit berbasis pola plasma,” ujarnya.

Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicara Sahriah menekankan bahwa RPJMD tidak boleh hanya menjadi dokumen formalitas, tetapi harus diwujudkan secara nyata.

“Masyarakat menanti realisasi program unggulan, khususnya ‘Tambun Bungai’, yang harus benar-benar dijalankan dan tidak hanya menjadi janji politik,” tegasnya.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(Slh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page