Gubernur Kalteng Ajak 30.000 Siswa Bangkit Lewat Pendidikan: “Saya Dulu Tak Mampu Beli Buku”

MUARA TEWEH – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan pembelajaran digital berbasis interaktif yang digelar secara hybrid di SMAN 1 Muara Teweh, Selasa (8/7/2025). Kegiatan ini terhubung ke lebih dari 30.000 siswa baru SMA/SMK/SKH se-Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar menyampaikan kisah perjuangan hidupnya sebagai motivasi bagi para pelajar.

“Saya dulu beli buku saja tidak mampu. Umur 14 baru bisa makan nasi yang normal. Tapi saya tidak menyerah,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah kini hadir untuk menjamin akses pendidikan yang lebih merata, di antaranya dengan pemberian seragam dan sepatu gratis kepada seluruh siswa.

“Kita telah gratiskan SMA/SMK/SKH bagi siswa yang tidak mampu dan dari pedalaman. Jika ada pungutan, laporkan ke saya langsung,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan sosial yang sehat dan menjauhi berbagai bentuk penyimpangan.

“Tingkatkan keimanan dan karakter. Jangan lupa berdoa dan berserah kepada Tuhan,” pesannya.

Program “1 Keluarga 1 Sarjana” juga kembali disampaikan dalam forum ini sebagai bagian dari inisiatif Huma Betang Sejahtera, yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi secara gratis bagi masyarakat.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemprov Kalteng dalam mendorong pendidikan yang inklusif, bermartabat, dan menyentuh hingga ke daerah pelosok.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(Uk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page