Kalimantan Tengah Masih Berpotensi Diguyur Hujan Hingga Maret 2026
PALANGKA RAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Kalimantan Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang Maret 2026.
Hal tersebut disebabkan karena wilayah Kalimantan Tengah saat ini masih berada dalam periode musim hujan sebelum memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Anton menyampaikan bahwa secara umum kondisi atmosfer di Indonesia masih mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah.
Ia menjelaskan bahwa beberapa daerah di Indonesia bahkan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas cukup lebat, sedangkan di Kalimantan Tengah curah hujan masih tergolong tinggi karena berada pada puncak musim hujan.
“Untuk Kalteng, potensi curah hujan ringan hingga sedang masih ada. Saat ini kita masih berada di musim hujan, dan bulan Maret termasuk periode dengan curah hujan yang cukup tinggi,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Anton mengatakan, kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga memasuki masa peralihan musim atau pancaroba yang umumnya terjadi pada April hingga Mei. Setelah periode tersebut, wilayah Kalimantan Tengah diprediksi mulai memasuki musim kemarau secara bertahap.
Dengan kondisi tersebut, BMKG juga memperkirakan bahwa perayaan Idulfitri tahun ini masih berlangsung pada periode musim hujan.
“Kalau melihat kondisi saat ini, Lebaran masih berada di musim hujan sehingga potensi hujan ringan hingga sedang masih bisa terjadi,” jelasnya.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca yang disampaikan secara berkala, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Informasi prakiraan cuaca dinilai penting untuk mendukung keselamatan perjalanan, khususnya pada sektor transportasi, termasuk aktivitas penerbangan.
Meski demikian, hingga saat ini kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Tengah masih tergolong aman dan belum menunjukkan adanya potensi gangguan besar terhadap operasional penerbangan.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan