Sistem Pembelajaran di Kalteng Sudah Digital, Setara Amerika

Suasana pembelajaran digital.

PALANGKA RAYA – Transformasi digital di dunia pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) kian pesat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyebut sistem pembelajaran di daerah itu kini telah sepenuhnya terdigitalisasi dan bahkan selevel dengan negara maju seperti Amerika Serikat.

“Dalam paparannya tadi, pembelajaran di Kalteng tidak jauh berbeda dengan di Amerika. Bahkan perguruan tinggi di sana juga sudah menerapkan digitalisasi. Alhamdulillah, di Kalteng kita sudah 100 persen digital,” ujar Reza usai meninjau pembelajaran di SMKN 3 Palangka Raya, Senin, 27 Oktober 2025.

Menurut Reza, langkah tersebut merupakan bagian dari program nasional transformasi digital yang digagas Presiden. Tujuannya agar proses belajar-mengajar menjadi lebih luas, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui teknologi, anak-anak bisa belajar hanya lewat satu layar, tapi mendapatkan berjuta informasi di dalamnya,” katanya. “Mereka bisa mengakses materi pembelajaran dengan lebih semangat. Kalau sedang jenuh, sesekali membuka YouTube saat istirahat tidak masalah, asalkan digunakan dengan bijak.”

Ia menambahkan, keberhasilan digitalisasi pendidikan di Kalteng harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Untuk itu, Disdik Kalteng terus mendorong pelatihan daring bagi para guru melalui program Huma Betang, sebuah platform pelatihan online yang menghadirkan pengajar dari berbagai latar belakang.

“Pelatihannya dilakukan secara online. Guru tinggal bergabung, dan narasumbernya berasal dari tokoh-tokoh hebat, baik nasional maupun internasional,” tutur Reza. “Kemarin salah satu pematerinya adalah Profesor Rhenald Kasali.”

Reza menegaskan, dukungan terhadap digitalisasi pendidikan harus terus diperkuat agar guru dan siswa di Kalimantan Tengah mampu bersaing secara global.

“Kalau anak-anak kita sudah terbiasa dengan sistem digital, mereka tidak akan ketinggalan zaman. Guru juga harus ikut beradaptasi agar kualitas pembelajaran terus meningkat,” pungkasnya.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(Uk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page