Narasi Kalteng

Akurat & Terpercaya

Tegas!!! 3 Kantor Besar Digeledah Tim Pidsus Kejati Kalteng Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bahan Bakar Batu Bara

Foto : Saat Tim Penyidik Gabungan Menggeledah Kantor Kementrian ESDM

‏PALANGKA RAYA – Tim Gabungan Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dan Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung Republik Indonesia menggeledah 3 Kantor besar di Jakarta terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bahan bakar batu bara untuk PT PLN (Persero) yang berasal dari wilayah penambangan di kalimantan tengah Tahun 2022.

Penggeledahan tersebut berlangsung mulai hari Selasa (28/11/2023) pagi yang dipimpin langsung oleh Asisten Pidana Khusus (ASPIDSUS) Kejati Kalteng, Douglas Pamino Nainggolan, sesuai dengan surat perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Nomor : PRIN-01-O.2/Fd.1/11/2023 tanggal 27 November 2023.

3 Kantor yang digeledah Tim Penyidik yakni Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Kantor PT Haleyora Powerindo.

Asisten Pidana Khusus (ASPIDSUS) Kejati Kalteng, Douglas Pamino Nainggolan mengatakan sebelumnya tim penyidik menduga adanya korupsi dengan permainan kualitas batu bara yang dipasok ke PLN. Batu bara yg di pasok memiliki kalori lebih rendah dari yang dipersyaratkan, namun pemasok  dibayarkan dengan harga seolah-olah batu bara tersebut memiliki kalori tinggi, sehingga terjadi selisih harga bayar yang mengakibatkan kerugian keuangan PLN yang nota bene merupakan BUMN.

“Tim penyidik menduga ada permainan kualitas batu bara yang dipasok ke PLN, Yang dipasok kalorinya diduga lebih rendah dari yang dipersyaratkan, Namun pemasok dibayarkan dengan harga seolah-olah batu bara tersebut memiliki kalori yang tinggi, Sehingga ada selisih harga disitu yang mengakibatkan kerugian keuangan PLN yang merupakan bagian dari BUMN,” Ujar Douglas Pamino Nainggolan.

Sementara itu, Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim redaksi Narasikalteng.com hingga selasa sore, Tim Penyidik masih melakukan penggeledahan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(de)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version