Narasi Kalteng

Akurat & Terpercaya

DPRD Kalteng Dorong Pembangunan RS Tipe B di DAS Barito, Solusi Atasi Penumpukan Pasien di RS Doris Sylvanus

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran

Palangka Raya, DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk segera mengkaji pembangunan rumah sakit tipe B di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Langkah tersebut dinilai penting guna mewujudkan pemerataan layanan kesehatan sekaligus mengurangi tingginya beban rujukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, menegaskan bahwa hingga saat ini persebaran rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Kalteng masih belum merata. Wilayah tengah telah memiliki RSUD Doris Sylvanus sebagai rumah sakit rujukan utama, sementara wilayah barat didukung fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Hanau. Namun, kawasan timur, khususnya DAS Barito, dinilai masih membutuhkan rumah sakit dengan kapasitas dan layanan yang setara.

“Saya rasa perlu, namun tentu kita juga harus melihat kemampuan anggaran yang tersedia,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Menurut Tomy, keberadaan rumah sakit tipe B di kawasan timur akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses layanan kesehatan rujukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Palangka Raya.

Ia menjelaskan, rumah sakit yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi memiliki fungsi strategis sebagai pusat rujukan lintas kabupaten. Karena itu, pembangunan fasilitas kesehatan yang representatif di DAS Barito akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan regional di Kalimantan Tengah.

“Kalteng bagian tengah sudah ada Rumah Sakit Doris Sylvanus, wilayah barat juga sudah memiliki rumah sakit rujukan. Sementara wilayah timur, khususnya DAS Barito, memang belum ada rumah sakit tipe B yang setara dan mampu melayani kebutuhan masyarakat secara optimal,” katanya.

Tomy mengungkapkan bahwa tingginya jumlah pasien yang dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus menjadi indikator kuat perlunya pembangunan rumah sakit rujukan baru di wilayah lain.

Menurutnya, hampir seluruh kasus kesehatan yang membutuhkan penanganan lanjutan masih terpusat di rumah sakit tersebut, termasuk pasien dari wilayah DAS Barito.

“Kita maksimalkan dengan adanya rumah sakit daerah yang menjadi kewenangan provinsi. Memang harus ada, karena rujukan-rujukan penting itu saat ini banyak terpusat di Rumah Sakit Doris Sylvanus. Bahkan di sana sudah membludak menerima pasien dari berbagai daerah, termasuk dari Kalimantan Tengah bagian timur yakni DAS Barito,” tegasnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap pemerintah daerah segera melakukan kajian komprehensif terkait kebutuhan pembangunan rumah sakit tipe B di wilayah timur Kalteng. Kajian tersebut mencakup aspek kebutuhan layanan kesehatan, ketersediaan lahan, sumber daya manusia kesehatan, hingga kesiapan anggaran.

Menurut Tomy, perencanaan yang matang akan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

Pembangunan rumah sakit tipe B di DAS Barito juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat akses kesehatan bagi masyarakat di daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas rujukan.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(TA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version