Kesulitan Cari BBM, Warga Palangka Raya Rela Keliling hingga Antre Panjang di SPBU
PALANGKA RAYA – Kondisi sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Palangka Raya dikeluhkan warga. Tidak hanya di SPBU, sejumlah warung pengecer yang biasanya menjual BBM eceran juga dilaporkan kosong dan cepat habis dalam beberapa hari terakhir.
Seorang pengendara motor, Toti Alexandro, mengaku harus berkeliling mencari BBM demi bisa tetap beraktivitas. Namun, upayanya kerap berakhir sia-sia lantaran stok BBM di berbagai titik cepat habis.
“Sudah keliling, biasanya di dieceran ada, sekarang kosong semua. Mau isi di SPBU antriannya panjang dan kalau lambat antre bisa kehabisan. Pertalite dan Pertamax banyak kosong cepat, padahal biasanya sore pasti masih ada,” ujarnya.
Menurut Toti, kondisi ini membuat masyarakat semakin kesulitan, terutama bagi pengendara yang setiap hari bergantung pada kendaraan untuk bekerja maupun beraktivitas.
Ia juga mengungkapkan, sebagian warga akhirnya memilih membeli BBM jenis lain yang masih tersedia meski harganya lebih mahal.
“Teman saya bisa dapat, tapi itu Pertamax Turbo, lumayan mahalnya,” katanya.
Toti berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan distribusi BBM yang terjadi di Kota Palangka Raya agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan.
“Kami berharap pemerintah memberikan solusi agar kelangkaan BBM ini bisa teratasi, khususnya di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.












Tinggalkan Balasan