Layanaan Ngaliling Lewu PBB-P2 Mampu Optimalkan PAD Palangka Raya
PALANGKARAYA – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyatakan optimisme yang tinggi terhadap program layanan jemput bola atau “Ngaliling Lewu” untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Inovasi ini diyakini mampu mendongkrak realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota setempat secara signifikan pada tahun ini.
Menurut Emi, strategi mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat merupakan langkah konkret untuk menghapus sekat birokrasi.
Dengan hadirnya petugas Bapenda di titik-titik strategis atau pemukiman warga, para wajib pajak tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor pusat, sehingga tingkat kepatuhan pun diharapkan otomatis meningkat.
“Layanan jemput bola ini sengaja dirancang untuk menyasar wilayah-wilayah yang memiliki potensi PBB-P2 tinggi namun akses ke pusat layanannya cenderung jauh,” kata Emi, Rabu, (1/4/2026).
Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya kontribusi pajak terhadap keberlangsungan pembangunan fasilitas publik di Kota Cantik.
Pihak Bapenda optimis bahwa kemudahan transaksional yang ditawarkan akan sangat menstimulus kesadaran warga.
Kehadiran mobil layanan keliling dan posko darurat pembayaran di tingkat kelurahan dinilai menjadi solusi efektif, terutama bagi masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi pada jam kerja reguler.
Di sisi lain, peningkatan PAD dari sektor PBB-P2 ini nantinya akan langsung dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang menyentuh hajat hidup orang banyak.
Infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, serta kualitas pendidikan di Palangka Raya merupakan beberapa sektor utama yang sangat bergantung pada optimalisasi sektor pajak ini.
Emi pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan para pelaku usaha agar dapat memanfaatkan kemudahan layanan ini dengan sebaik-baiknya.
“Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah yang proaktif dan warga yang taat pajak, target kemandirian fiskal daerah Kota Palangka Raya dapat segera terwujud,” tandasnya. (hen)
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan