Narasi Kalteng

Akurat & Terpercaya

Pemkab Pulpis Anggarkan 1 Miliar untuk Lanjutan Pembangunan Asrama Mahasiswa di Palangka Raya

Foto : Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulang Pisau, Usis I Sangka. (Ist)

PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau (Pulpis) berkomitmen akan terus melanjutkan pembangunan asrama mahasiswa yang berada di Jalan Temanggung Tilung III, Kota Palangka Raya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Pulpis, Usis I Sangkai saat ditanyakan terkait pembangunan asrama mahasiswa yang diduga mangkrak. Ia menegaskan, bahwa pada tahun 2024 ini proses pembangunan akan terus berlanjut dengan total anggaran 1 Miliar.

“Pada tahun 2024 ini kami akan menganggarkan lanjutan pembangunan asrama mahasiswa Pulang Pisau di Palangka Raya, 1 M,” kata Usis I Sangkai melalui rilis resmi dan pesan Whatsapp, belum lama ini.

Sebelumnya, melalui rilis resminya, ia mengatakan proses pembangunan asrama mahasiswa Pulang Pisau yang berada di Jalan Temanggung Tilung III tersebut terus berjalan dan tidak ada kendala, namun hanya karena anggaran yang terbatas, sehingga pembangunan terpaksa harus dilakukan secara bertahap.

“Tidak ada kendala pembangunan asrama ini, namun kami mengakui pola penganggaran yang terbatas dan bertahap menyebabkan pembangunan harus dilaksanakan secara bertahap,” ungkapnya.

Disampaikannya, bahwa pengerjaan pembangunan asrama mahasiswa telah dilakukan secara bertahap mulai 2021 hingga 2023 lalu, dengan total anggaran kurang lebih Rp 360 juta.

“Kegiatan Pembangunan Asrama Mahasiswa Kabupaten Pulang Pisau di Palangka Raya dianggarkan pada tahun 2021 dan 2023 dengan rincian anggaran Rp. 183.162.000,00 dan Rp. 177.507.500,00,” jelasnya

Sementara, pada tahun 2022 terpaksa terhenti karena terbatasnya anggaran di Dinas PUPR.

“Karena keterbatasan anggaran di tahun 2022,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa anggaran yang ada sebelumnya telah digunakan untuk penyelesaian pembuatan pagar, hingga pembuatan pondasi bangunan asrama agar lebih maksimal.

“Kedua kegiatan tersebut mengerjakan penyelesaian Pagar, pembuatan Pondasi Footplate dan pembuatan Sloof untuk rencana bangunan utama Asrama,” tambahnya.

Selain itu, lantaran asrama mahasiswa rencananya akan dibuat 2 lantai, maka proses pembangunan harus lebih teliti agar asrama bisa dibangun dengan kuat dan kokoh.

“Pembuatan Pondasi Footplate dan Sloof menyerap anggaran signifikan karena direncanakan bangunan tersebut akan berlantai 2 (dua) sehingga sangat memerlukan kekutan struktural. Struktur utama menggunakan Footplate terdiri dari 40 buah dengan ukuran 120 cm x 120 cm tebal 30 cm, Sloof ukuran 30/40 dan pembesian pokok menggunakan besi ulir ukuran 16 mm sebanyak 12 titik tulangan pokok,” tutupnya.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(de)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version