Pemprov Kalteng Gelar Sidak Harga Pangan
PALANGKA RAYA – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar sidak harga, keamanan, dan mutu pangan di sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Kamis (6/2/2025).
Kegiatan dipusatkan di depan Bank BRI Jalan Ahmad Yani dan dilanjutkan ke Pasar Besar, Pasar Kahayan, distributor serta pengencer LPG, hingga Gudang Bulog Palangka Raya. Sidak dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Perum Bulog Kanwil Kalteng, Polda Kalteng, Pangdam, serta lintas sektor lainnya.
Yuas Elko menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan stok pangan aman untuk empat hingga enam bulan ke depan. Stok beras medium di pedagang besar juga cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Ramadan. Namun, ia memberi catatan khusus terhadap komoditas cabai rawit dan cabai merah yang mengalami kenaikan harga signifikan, mencapai Rp100.000–Rp120.000 per kilogram.
Selain cabai, perhatian serius juga tertuju pada harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer. Harga gas subsidi tercatat Rp35.000–Rp38.000 di Kota Palangka Raya, bahkan menembus Rp50.000–Rp60.000 di wilayah pedalaman. “Kami ingin mendorong pemerintah kabupaten/kota agar menciptakan inovasi kebijakan terkait penetapan harga di tingkat pengecer yang dihitung berdasarkan jarak angkut. Misalnya, dari pangkalan ke pengecer di desa A atau desa B memiliki standar harga yang jelas,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong atau panic buying dan tetap berbelanja bijak sesuai kebutuhan. Pemerintah Provinsi melalui TPID berencana menggelar pasar murah atau pasar penyeimbang guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Dengan langkah ini, Pemprov Kalteng memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan harga kebutuhan pokok terkendali menjelang Ramadan. (Mdh).
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan