Narasi Kalteng

Akurat & Terpercaya

PUPR Barito Utara Matangkan Proyek SPAM Jingah

MUARA TEWEH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara mulai mematangkan perencanaan proyek strategis Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Jingah. Proyek ini disiapkan untuk meningkatkan akses layanan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Teweh Baru dan wilayah sekitarnya.

Sebagai tahap awal, Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Barito Utara bersama Perumda Air Minum (PDAM) Barito Utara, penyedia jasa, dan konsultan teknis melakukan rekayasa lapangan dengan meninjau langsung lokasi pembangunan.

Peninjauan tersebut bertujuan memetakan kondisi eksisting kawasan, memastikan kesiapan lahan, serta menyinkronkan data teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Langkah itu dinilai penting untuk memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan dan mempertimbangkan kondisi geografis di lapangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Barito Utara, H. Rody, mengatakan SPAM IKK Jingah dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 50 liter per detik guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.

“Pembangunan SPAM IKK Jingah ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan pelayanan hak dasar, khususnya air bersih layak minum bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Rody, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan air minum bagi warga sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan SPAM IKK Jingah juga menjadi bagian dari implementasi Program GASPOL 11.12 yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.

Program tersebut berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Dengan dimulainya tahapan rekayasa lapangan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap proyek SPAM IKK Jingah dapat segera direalisasikan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara lebih optimal dan berkelanjutan. (Mdh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version