Narasi Kalteng

Akurat & Terpercaya

Realisasi Pajak Daerah Palangka Raya Tunjukkan Tren Positif

PALANGKA RAYA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya melaporkan capaian yang menggembirakan pada penutupan semester pertama tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data evaluasi internal, realisasi berbagai sektor pajak daerah menunjukkan tren positif dengan angka pertumbuhan yang stabil dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi Pemerintah Kota untuk memastikan seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai jadwal.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyatakan bahwa tren positif ini merupakan hasil dari konsistensi pengawasan di lapangan dan optimalisasi sistem perpajakan digital.

Hingga bulan ini, beberapa sektor unggulan seperti Pajak Restoran dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah menyumbangkan persentase yang signifikan terhadap target tahunan.

Emi menilai kondisi ekonomi masyarakat yang semakin membaik turut mendorong daya beli dan kepatuhan dalam membayar pajak.

“Hasil evaluasi Semester I tahun 2026 ini menunjukkan grafik yang terus naik. Hal ini membuktikan bahwa strategi yang kita terapkan sejak awal tahun, baik dari sisi efisiensi birokrasi maupun kemudahan akses pembayaran, telah membuahkan hasil. Kami melihat antusiasme wajib pajak cukup tinggi, terutama setelah adanya penyederhanaan prosedur administrasi,” ujar Emi,

Emi menambahkan bahwa keberhasilan di semester pertama ini tidak lepas dari peran teknologi informasi yang semakin terintegrasi.

Penggunaan aplikasi pemantauan pajak secara daring memungkinkan tim Bapenda untuk mendeteksi potensi pendapatan yang belum tergali secara cepat.

Selain itu, sinkronisasi data dengan berbagai mitra perbankan memudahkan proses rekonsiliasi keuangan, sehingga laporan realisasi harian dapat tersaji dengan lebih akurat dan transparan.

Meskipun menunjukkan tren positif, Emi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lengah dan tetap melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor yang capaiannya masih perlu ditingkatkan.

Pada semester kedua nanti, Bapenda berencana untuk lebih memperketat pengawasan terhadap objek pajak baru dan memperluas basis data wajib pajak melalui program pemutakhiran data yang melibatkan perangkat kelurahan.

Langkah ini diambil guna memastikan momentum pertumbuhan ini tetap terjaga hingga akhir tahun.

Emi Abriyani menutup penjelasannya dengan optimisme bahwa target PAD 2026 dapat terlampaui sebelum tutup buku.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang telah berkontribusi bagi kemajuan Kota Cantik.

Dengan realisasi pajak yang kuat, Pemerintah Kota Palangka Raya memiliki kapasitas fiskal yang lebih baik untuk membiayai peningkatan fasilitas publik, perbaikan jalan, serta program kesejahteraan masyarakat lainnya secara lebih luas dan merata. (hen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version