Transformasi Digital Pendidikan Kalteng, Belajar Tanpa Ketergantungan Handphone
PANGKALAN BUN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan. Upaya tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, ke SMAN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat, 28 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, melaporkan bahwa kegiatan pembelajaran di sekolah masih berjalan seperti biasa meskipun kondisi kabut asap akibat karhutla menjadi perhatian.
Para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Penggunaan masker juga menjadi salah satu langkah antisipasi terhadap paparan asap.
Reza menjelaskan bahwa saat kunjungan berlangsung, pihaknya masih mengkaji kebijakan pembelajaran yang akan diterapkan menyesuaikan kondisi karhutla.
“Siswa dan siswi hari ini melaksanakan kegiatan seperti biasa, hanya saja mereka masih menunggu surat edaran yang memang belum kita edarkan karena masih dalam proses pengkajian dikarenakan kondisi kita Karhutla saat ini,” ujar Reza.
Transformasi digital dalam pendidikan diharapkan dapat mendukung proses belajar yang lebih adaptif. Pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan pengawasan dan pengaturan yang tepat agar perangkat digital menjadi sarana pembelajaran, bukan sumber ketergantungan.
Di tengah tantangan kabut asap, Disdik Kalteng juga perlu memastikan bahwa penerapan teknologi tetap memperhatikan kondisi siswa serta keberlangsungan proses pendidikan.
(TA)
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan