Disdik Kalteng Siapkan Bahasa Portugis dalam Kurikulum Virtual, Ikuti Arahan Presiden
PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah bersiap menambah Bahasa Portugis ke dalam kurikulum virtual di SMA dan SMK se-provinsi. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memperkuat kerja sama pendidikan dan kebudayaan dengan negara-negara berbahasa Portugis, seperti Brasil dan Timor Leste.
“Kita sudah menyiapkan rencana penambahan Bahasa Portugis dalam kurikulum virtual. Ini sesuai arahan Pak Gubernur dan juga sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden,” Plt. Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo belum lama ini.
Menurut Reza, penambahan bahasa asing ini diharapkan membuka jendela dunia bagi siswa Kalimantan Tengah.
“Harapannya, anak-anak Kalteng bisa menjangkau lebih luas dunia internasional, termasuk ke negara-negara Amerika Latin dan Asia Tenggara,” ungkapnya.
Gubernur Agustiar Sabran, kata Reza, ingin agar generasi muda Kalteng tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi internasional yang kuat.
“Pak Gubernur selalu menegaskan, anak-anak Kalteng harus siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, beliau meminta agar bahasa asing diajarkan setiap hari dan terus dikembangkan,” tambahnya.
Reza menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing tidak sekadar memperkaya wawasan siswa. Langkah ini juga membuka peluang kerja dan pendidikan yang lebih luas di masa depan.
“Dengan penguasaan berbagai bahasa asing, siswa Kalteng diharapkan mampu menjadi duta daerah yang berdaya saing tinggi dan siap mengharumkan nama Kalimantan Tengah di dunia global,” tutupnya.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan