Korban Ungkap Detik-detik Penjambretan Kalung Emas di RTA Milono hingga Alami Luka
PALANGKA RAYA – Korban kasus penjambretan di Jalan RTA Milono Km 6, Gang Suka Keluarga, Kecamatan Pahandut, buka suara terkait kronologis detik-detik kalung emas miliknya yang dirampas pelaku.
Korban, Cica Katarina (49) mengungkapkan bahwa Peristiwa itu terjadi Rabu (17/6/2026) pagi, saat dirinya berjalan kaki pulang usai berbelanja sayur. Diketahui, situasi gang pada saat itu masih sepi.
“Waktu itu saya jalan kaki baru pulang belanja sayuran dari depan gang. Kejadiannya sekitar jam tujuh pagi saat saya berjalan kaki sambil membawa belanjaan sayur,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Korban tak menyadari bahwa dua orang yang sempat dilihatnya mondar-mandir di gang perumahan tersebut ternyata hendak melakukan aksi kejahatan. Dalam aksinya, satu pelaku turun dari motor dan langsung menarik kalung yang terpasang di leher korban dari belakang, pelaku kemudian dengan cepat lari kembali ke motor yang telah siap tancap gas dikendarai rekannya.
“Pelakunya dua orang. Satu mengendarai motor, satu lagi yang dibonceng. Yang dibonceng turun lalu langsung menarik kalung emas saya dari belakang,” jelasnya.
Tarikan keras membuat kalung putus dan melukai leher korban. Pelaku langsung kabur, sementara korban tak sempat melawan.
“Saya tidak sempat melawan. Setelah menarik kalung, mereka langsung kabur menggunakan motor,” katanya.
Dari total sekitar 30 gram emas, pelaku membawa kabur sekitar 17 gram. Sisanya ditemukan tercecer di lokasi.
“Emasnya itu kurang lebih 30 gram. Yang ambil pelaku itu sekitar 17 gram. Setelah dicari di sekitar lokasi ternyata ada bagian yang jatuh kurang lebih 12 gram,” ucapnya.
Selain kerugian materi dan luka lecet, korban mengaku mengalami trauma pascakejadian. “Ada rasa trauma. Apalagi saat mau tidur sering teringat dan kepikiran terus kejadian itu,” ungkapnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Pahandut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian dan memburu para pelaku.
“Saat ini masih tahap penyelidikan. Semoga lekas terungkap,” kata Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto.












Tinggalkan Balasan