Narasi Kalteng

Akurat & Terpercaya

Wali Kota Palangka Raya Buka Orientasi PPPK Guru, Tekankan Integritas dan Karakter ASN BerAKHLAK

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru angkatan XI, XII, XIII, dan XIV.

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa pembentukan karakter, integritas, dan etika menjadi fondasi utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat membuka Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Angkatan XI, XII, XIII, dan XIV.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 4,5, Palangka Raya, Kamis, 25 Juni 2026, tersebut menjadi langkah awal dalam membentuk aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Fairid menegaskan bahwa setiap ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun PPPK, wajib mengikuti proses orientasi sebagai bekal memahami tugas, fungsi, nilai, serta etika instansi pemerintah.

Menurutnya, orientasi tidak hanya bertujuan memperkuat kompetensi teknis, tetapi juga membentuk karakter aparatur yang menjunjung tinggi moral, etika, dan tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Saudara adalah bagian dari wajah baru birokrasi yang diharapkan mampu membawa semangat perubahan, inovasi, dan integritas dalam pelayanan publik. Kegiatan orientasi ini memiliki arti strategis sebagai langkah awal dalam membentuk karakter aparatur pemerintah yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas secara moral dan etis,” ujar Fairid.

Ia menambahkan, pengenalan nilai dan etika instansi pemerintah merupakan pondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Fairid menegaskan bahwa status PPPK bukan sekadar bentuk kepegawaian, melainkan bagian dari sistem merit yang menempatkan kualitas, kompetensi, dan pengabdian sebagai landasan utama dalam pelayanan publik.

“PPPK bukan sekadar status kepegawaian, tetapi merupakan bagian dari sistem merit yang menempatkan kualitas dan pengabdian sebagai landasan utama. Karena itu, orientasi ini menjadi wahana awal untuk memahami tanggung jawab sebagai pelayan publik yang profesional,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fairid juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa mengimplementasikan Core Values ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Menurutnya, penerapan nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Nilai ASN BerAKHLAK adalah fondasi kepercayaan publik. Sementara kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun pemerintahan yang efektif, responsif, dan berkualitas,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Fairid mengajak seluruh PPPK Guru untuk terus meningkatkan wawasan, kompetensi, karakter, dan semangat pengabdian sebagai aparatur negara.

Ia berharap para guru PPPK mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pembangunan Kota Palangka Raya melalui pelayanan yang profesional, inovatif, dan berintegritas.

Follow Narasi Kalteng di Google Berita.

(TA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version