Wali Kota Palangka Raya Tinjau Sejumlah Ruas Jalan, Pastikan Perbaikan Infrastruktur Tepat Sasaran
Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, meninjau langsung kondisi sejumlah ruas jalan di Kota Palangka Raya, Sabtu, 4 Juli 2026. Peninjauan dilakukan di Jalan G. Obos 18, Jalan G. Obos 19, Jalan G. Obos 16, dan Jalan Yos Sudarso 14 sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan infrastruktur dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Fairid mengatakan, peninjauan secara langsung menjadi langkah penting agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang maksimal.
“Melalui peninjauan ini, kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Dengan begitu langkah perbaikan yang diambil benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan warga,” katanya.
Menurut Fairid, peningkatan kualitas infrastruktur jalan tetap menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Karena itu, pembangunan maupun pemeliharaan jalan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi dan kemampuan anggaran daerah.
“Komitmen kami adalah menghadirkan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga terus memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai bagian dari strategi mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat di Kota Palangka Raya.
“Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperlancar mobilitas masyarakat di Kota Palangka Raya,” tambahnya.
Di sela-sela peninjauan, Fairid turut berdialog dengan warga yang tinggal di sekitar lokasi. Kesempatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi infrastruktur, mulai dari jalan berlubang, genangan air saat hujan, hingga akses jalan yang dinilai masih kurang nyaman.
Seluruh masukan dari masyarakat, kata Fairid, akan menjadi bahan evaluasi bagi perangkat daerah terkait dalam menentukan prioritas penanganan ke depan.
Melalui pendekatan tersebut, Pemko Palangka Raya berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada program pemerintah, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sehingga mampu meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan publik.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan