Ahmad Toyib Pastikan Penanganan Korban Kebakaran

BPBD Kalteng catat 15 rumah terbakar dengan 78 jiwa terdampak, satu korban luka bakar, Ahmad Toyib pastikan penanganan berjalan optimal.

PALANGKA RAYA – Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, meninjau langsung lokasi kebakaran untuk memastikan proses penanganan dan pendataan berjalan optimal, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan data terbaru BPBD, di RT 01 terdapat 8 rumah terdampak dengan 10 kepala keluarga (KK) atau 42 jiwa. Sementara di RT 05, tercatat 7 rumah terdampak dengan 8 KK atau 36 jiwa. Secara keseluruhan, total terdampak mencapai 15 rumah, 18 KK, dan 78 jiwa. Satu orang dilaporkan mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut.

dishut
disbun

“Kebakaran terjadi pada Sabtu sore dan kami langsung melakukan koordinasi serta assessment cepat di lapangan. Hari ini kami turun langsung untuk memastikan seluruh data valid dan kebutuhan warga terpenuhi,” ujar Ahmad Toyib.

Ia memastikan korban luka telah mendapatkan penanganan medis dan terus dipantau kondisinya. “Satu korban mengalami luka bakar dan sudah mendapatkan penanganan. Kami berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan agar korban mendapatkan perawatan maksimal,” katanya.

dishut

Saat ini, warga terdampak masih mengungsi sementara di rumah warga sekitar karena belum tersedia lokasi pengungsian terpusat. Menurut Ahmad Toyib, kebutuhan mendesak antara lain aula sosial sebagai tempat pengungsian, serta perlengkapan dasar seperti palet, matras, dan selimut.

“Kebutuhan paling mendesak adalah tempat pengungsian yang layak seperti aula sosial. Selain itu, warga membutuhkan palet, matras, dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman agar kejadian serupa dapat diminimalisasi. (Mdh).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page