Pemkab Barut Siapkan Anggaran Rp3,2 Triliun untuk Program Strategis
MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memimpin sosialisasi pengadaan tanah untuk mendukung pembangunan pelebaran jalan di dalam Kota Muara Teweh. Kegiatan berlangsung di Aula C Setda Barito Utara, Senin (12/1/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa perjuangan memperoleh anggaran pembangunan telah dimulai sejak sebelum dirinya resmi dilantik. Setelah pelantikan, pembahasan anggaran dilanjutkan bersama Badan Anggaran hingga akhirnya Kabupaten Barito Utara mendapatkan alokasi sekitar Rp3,2 triliun pada tahun 2026.
Menurutnya, untuk ukuran kabupaten di wilayah Kalimantan, angka tersebut tergolong besar dan cukup untuk mendukung program-program strategis daerah. Pemerintah daerah telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas, termasuk pelebaran sejumlah ruas jalan utama di Muara Teweh seperti Jalan Yatrosinseng, Pramuka, dan Imam Bonjol.
Selain itu, Pemkab juga merencanakan pembangunan kawasan Waterfront City di sepanjang tepi sungai, yang akan dimulai dari sekitar Jembatan Hasan Basri hingga kawasan Karang Jawa. Kawasan ini diharapkan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat dari arah Banjarmasin agar tidak perlu melintasi pusat kota.
Secara keseluruhan, pemerintah daerah telah menyiapkan perencanaan anggaran hingga tahun 2029 dengan total sekitar Rp4 triliun. Anggaran tersebut mencakup penyelesaian tiga jembatan, pembangunan Waterfront City, pengembangan kawasan permukiman baru, serta pelebaran jalan.
Terkait proses pengadaan tanah, Bupati menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tahap awal yang dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Penentuan nilai ganti kerugian akan dilakukan oleh konsultan independen yang berkompeten, bukan oleh pemerintah daerah, guna menjamin objektivitas dan keadilan bagi masyarakat terdampak. (Mdh).
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan