Peringati Sumpah Pemuda dan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Palangka Raya Gelar Aksi Sosial di TPU
PALANGKA RAYA – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya menggelar aksi sosial berupa gotong royong membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen dan Islam di Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67. Selain membersihkan lingkungan pemakaman, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi kepada masyarakat.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, S.H., mengatakan peringatan Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dan penghormatan kepada para pendahulu menjadi bagian dari upaya mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.
“Semangat Sumpah Pemuda dan peringatan HUT Pemuda Pancasila ini kami wujudkan melalui aksi nyata. Kami memilih TPU karena pergerakan pemuda bisa dimulai dari tempat yang senyap. Kita tidak boleh lupa pada sejarah, serta keluarga dan tokoh-tokoh yang telah mendahului kita,” ujar Bush.
Dalam kegiatan tersebut, Pemuda Pancasila juga menyosialisasikan program penukaran sampah plastik menjadi bahan kebutuhan pokok atau sembako. Program yang telah berjalan melalui kerja sama dengan Kelurahan Pahandut itu dipusatkan di kawasan Pelabuhan Rambang.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat menukarkan sampah plastik dengan sejumlah kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, beras, dan mi instan.
Bush berharap program pengelolaan sampah berbasis ekonomi tersebut dapat diterapkan lebih luas di kelurahan-kelurahan di Kota Palangka Raya hingga wilayah Kalimantan Tengah.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya menyediakan bank sampah atau fasilitas tempat sampah di setiap blok area pemakaman agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.
“Sampah bernilai ekonomi ini sangat bermanfaat. Kami berharap program seperti ini bisa direplikasi di seluruh kelurahan di Palangka Raya bahkan Kalimantan Tengah. Kami juga mendorong Pemko Palangka Raya untuk menyediakan Bank Sampah atau fasilitas tempat sampah per blok di TPU agar area pemakaman tetap bersih dan terjaga,” tegasnya.
Selain kegiatan sosial dan lingkungan, Bush turut menyoroti pentingnya penyediaan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan minat mereka.
Ia menilai fasilitas yang memadai dapat membantu anak muda menyalurkan kreativitas secara positif, termasuk di bidang otomotif, seni, dan kebudayaan.
Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyediaan arena balap bagi anak muda yang memiliki minat di bidang otomotif. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi alternatif kegiatan yang lebih terarah dibandingkan balap liar di jalan raya.
“Pemuda Pancasila ingin ada wadah kepemudaan yang representatif. Anak-anak muda yang hobi otomotif bisa difasilitasi arena balap agar tidak ada lagi balap liar di jalanan. Begitu juga bakat seni, seperti tari Manasai dan musik, harus terus didukung agar bisa tampil di kancah nasional,” tegasnya.
Di sela kegiatan gotong royong, Bush bersama rombongan juga berziarah ke sejumlah makam tokoh masyarakat dan keluarga. Di antaranya makam almarhumah Elissae Lambung, mantan anggota DPRD Kalimantan Tengah periode 2014–2019, Yansen Lambung, serta almarhum Bang Topan yang dikenal sebagai jurnalis senior setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bush mengenang pesan almarhum Bang Topan mengenai pentingnya generasi muda menjadi teladan di tengah masyarakat.
Ia juga berharap insan pers terus menjalankan perannya dalam menyampaikan informasi yang faktual, edukatif, dan berintegritas.
“Almarhum Bang Topan sebelum berpulang berpesan agar anak muda harus menjadi contoh. Pesan ini sangat berkesan. Kami berharap rekan-rekan media terus menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang faktual, edukatif, dan berintegritas,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya menandai peringatan Sumpah Pemuda dan HUT organisasi dengan kegiatan sosial, kepedulian lingkungan, serta penghormatan kepada para pendahulu.
Semangat gotong royong dan keterlibatan generasi muda diharapkan dapat terus diwujudkan melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat
(TA)












Tinggalkan Balasan