Ranwal RKPD Kalteng 2027 Fokus Sinergi Nasional

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung

PALANGKA RAYA – Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 digelar di Aula Bapperida Kalteng, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal strategis dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan perencanaan nasional.

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan penyusunan RKPD merupakan amanat peraturan perundang-undangan dan bagian integral dari sistem perencanaan pembangunan nasional. “RKPD bukan sekadar dokumen tahunan, tetapi instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat daya saing daerah,” ujarnya.

dishut
disbun

Leo menjelaskan penyusunan Ranwal RKPD telah dimulai sejak Desember tahun sebelumnya dan terus disempurnakan melalui penginputan pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Hasil konsultasi publik akan menjadi dasar penyempurnaan Ranwal sebelum dibahas dalam Forum Perangkat Daerah, Forum Lintas Perangkat Daerah, hingga Musrenbang RKPD. Target penetapan RKPD ditetapkan paling lambat akhir Juni 2026.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan daerah dengan kebijakan nasional, mulai dari RPJMN, RKP Desa, hingga Program Strategis Nasional. Khusus di Kalteng, Program Prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera akan diselaraskan dengan Asta Cita sebagai bentuk dukungan RKPD terhadap RKP Nasional. “Perencanaan pembangunan daerah harus sejalan dan berjenjang, dari pusat hingga kabupaten/kota, agar kinerja pembangunan benar-benar optimal dan berdampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.

dishut

Dalam paparannya, Leo menyampaikan indikator makro Kalteng menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tahunan (year-on-year) pada Triwulan III Tahun 2025 mencapai 5,36 persen, tertinggi di wilayah Kalimantan. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalteng terus meningkat, dari 72,81 pada 2021 menjadi 74,86 pada 2025.

Dengan capaian tersebut, Pemprov Kalteng optimistis RKPD 2027 mampu memperkuat fondasi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Mdh).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page