Enam Pelajar SMAN 3 Palangka Raya Kembangkan Inovasi Penyaring Air Gambut

PALANGKA RAYA — Persoalan air gambut yang berwarna pekat dan memiliki tingkat keasaman tinggi mendorong enam pelajar SMA Negeri 3 Palangka Raya mengembangkan inovasi penyaringan air berbasis bahan lokal.

Inovasi yang diberi nama PURE-PEAT FILTER tersebut memanfaatkan kombinasi tanaman purun, arang dari limbah kayu, pasir lokal, dan kerikil sebagai media filtrasi. Penelitian ini dirancang untuk membantu meningkatkan kejernihan air sekaligus memperbaiki tingkat keasamannya.

dishut
disbun

Tim yang dipimpin Geovan Marvellino beranggotakan Chintya Putri Jasmine, Gladys Nathazia Ananda Debint, Katherine Allusia Handra, Marsel U, dan Raelynn Telabang Narang. Mereka dibimbing oleh Robintang Sitorus.

Penelitian ini dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Peneliti Belia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–18 Oktober di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

dishut

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengapresiasi upaya para murid yang mencoba menjawab persoalan lingkungan melalui penelitian ilmiah.

“Penelitian yang baik adalah penelitian yang bisa bermanfaat bagi orang banyak,” ujar Reza saat menerima para murid di Aula Pintar, Rabu, 7 Oktober 2026.

Pengembangan alat penyaring tersebut menunjukkan bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber pembelajaran yang relevan bagi peserta didik. Bahan-bahan yang tersedia di daerah dimanfaatkan sebagai bagian dari proses eksperimen untuk mencari solusi terhadap persoalan air gambut.

Namun, kejernihan air tidak serta-merta menunjukkan bahwa air tersebut aman untuk diminum. Pengujian parameter kimia, mikrobiologi, dan kualitas air secara menyeluruh tetap dibutuhkan sebelum hasil filtrasi dinyatakan layak untuk konsumsi.

Melalui penelitian ini, para pelajar diharapkan memperoleh pengalaman dalam merancang, menguji, dan menyempurnakan inovasi yang berangkat dari kebutuhan masyarakat Kalimantan Tengah.

Narasi Kalteng 

(TA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page