Puskesmas di Palangka Raya Terapkan Survei Kepuasan Digital, Warga Kini Bisa Nilai Layanan Hanya Lewat Satu Klik
PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui transformasi digital. Salah satu inovasi yang kini diterapkan adalah penyediaan survei kepuasan masyarakat berbasis digital di seluruh puskesmas sebagai sarana evaluasi pelayanan secara langsung.
Program yang digagas melalui Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya tersebut memungkinkan masyarakat memberikan penilaian terhadap pelayanan kesehatan secara mudah, cepat, dan transparan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan seluruh puskesmas di wilayahnya kini telah mengintegrasikan sistem survei digital untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus mengukur tingkat kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan.
“Langkah ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara penyedia layanan dan masyarakat,” kata Riduan, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, kehadiran survei digital menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui sistem tersebut, warga yang datang berobat maupun mengurus administrasi tidak lagi harus mengisi formulir secara manual. Mereka cukup mengakses perangkat digital yang telah disediakan dan memberikan penilaian hanya dengan beberapa klik.
“Survei diberikan dalam bentuk digital, warga tinggal klik dan bisa pilih apakah puas dengan pelayanan atau tidak,” ujarnya.
Riduan menjelaskan, sistem survei dirancang sederhana agar mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Apabila pengguna menyatakan puas, hasil penilaian akan langsung terekam dalam sistem.
Sebaliknya, apabila masyarakat merasa pelayanan belum memuaskan, sistem secara otomatis akan mengarahkan pengguna pada menu lanjutan yang berisi sejumlah indikator pelayanan.
Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat menyampaikan masukan secara lebih rinci, mulai dari waktu tunggu pelayanan, keramahan petugas, kondisi fasilitas, hingga ketersediaan obat di puskesmas.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan evaluasi berkala bagi Dinas Kesehatan maupun manajemen puskesmas untuk melakukan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
“Melalui data dan umpan balik yang masuk dari survei digital ini, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya berkomitmen untuk melakukan evaluasi berkala secara objektif,” jelasnya.
Riduan menegaskan, setiap kritik, saran, maupun keluhan masyarakat akan menjadi dasar penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh puskesmas.
Dengan inovasi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap pelayanan kesehatan semakin cepat, transparan, adaptif, serta mampu meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah.












Tinggalkan Balasan