Wali Kota Palangka Raya Sebut Perbaikan Jalan Jadi Prioritas untuk Dongkrak Ekonomi

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyatakan bahwa perbaikan akses jalan di berbagai titik strategis merupakan langkah mutlak untuk menggerakkan roda perekonomian warga.

“Kami meyakini bahwa infrastruktur yang prima adalah stimulus terbaik untuk menghidupkan sektor-sektor usaha produktif di masyarakat yang mampu mendongkrak ekonomi,” katanya, Selasa, (7/7/2026).

dishut
disbun

Fairid menjelaskan, konektivitas jalan yang buruk sering kali menjadi penghambat utama dalam rantai pasok barang dan jasa, yang pada akhirnya memicu pembengkakan biaya operasional bagi para pelaku usaha.

Dengan kondisi jalan yang mulus dan mantap, waktu tempuh dapat dipangkas secara signifikan sehingga distribusi logistik menjadi jauh lebih efisien. Hal ini diharapkan dapat menjaga kestabilan harga barang pokok di pasar-pasar tradisional Kota Palangka Raya.

dishut

Menurutnya, selain berdampak pada distribusi skala besar, perbaikan jalan lingkungan dan jalur penghubung juga ditargetkan untuk menyasar sentra-sentra produksi lokal, seperti kawasan pertanian, peternakan, dan kerajinan pracetak.

Akses yang terbuka lebar akan memudahkan para petani dan pelaku usaha mikro untuk membawa hasil bumi serta produk mereka langsung ke pusat kota tanpa kendala transportasi. Langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan pendapatan riil masyarakat.

Sektor pariwisata daerah yang sempat lesu juga diproyeksikan akan menerima dampak instan dari masifnya perbaikan jalan ini.

Fairid menambahkan, sejumlah destinasi wisata unggulan di pinggiran kota kini jauh lebih mudah dijangkau oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kemudahan akses transportasi ini diyakini akan memicu pertumbuhan sektor pendukung lainnya, seperti penginapan, kuliner khas daerah, dan transportasi lokal yang dikelola oleh warga sekitar. (Hen)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page