Strategi Bapenda Palangka Raya Cegah Kebocoran Pajak Lewat Tapping Box
PALANGKARAYA – Guna meminimalkan kebocoran dan memastikan setiap transaksi usaha berkontribusi terhadap pembangunan daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya mengambil langkah tegas dan modern.
Bapenda kini memasang perangkat pemantau transaksi otomatis berupa tapping box di berbagai hotel, restoran, hingga tempat hiburan.
Langkah ini diambil sebagai strategi utama untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui pengawasan pajak daerah secara real-time.
Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menegaskan bahwa pemasangan tapping box bukan bertujuan untuk membebani pelaku usaha, melainkan untuk merekam omzet penjualan secara transparan sehingga penarikan pajak menjadi lebih akurat.
“Alat ini dipasang pada sistem kasir pelaku usaha untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi. Pajak yang dibayarkan oleh konsumen sebesar 10 persen akan langsung terpantau oleh sistem kami, sehingga tidak ada lagi ruang untuk manipulasi data,” jelas Emi, Selasa, (13/4/2026).
Penerapan teknologi ini dinilai sangat efektif dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hotel dan restoran, yang merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi kas kota.
Dengan sistem yang terintegrasi secara digital, Bapenda dapat memantau kepatuhan wajib pajak badan secara harian tanpa harus menurunkan tim pengawas secara konvensional ke lapangan.
Mayoritas pelaku usaha di Kota Cantik menyambut baik transparansi yang ditawarkan oleh teknologi ini, karena membantu mereka dalam merapikan pembukuan internal keuangan usaha.
Di sisi lain, Bapenda juga memberikan sanksi tegas bagi oknum pelaku usaha yang sengaja merusak atau mematikan fungsi tapping box yang telah terpasang demi menghindari pajak.
Emi Abriyani optimistis, lewat komitmen digitalisasi pengawasan ini, target PAD Kota Palangka Raya akan tercapai secara maksimal.
Dana yang bersumber dari pajak usaha ini nantinya akan dikembalikan dalam bentuk perbaikan infrastruktur jalan, penerangan kota, dan fasilitas publik lainnya yang pada akhirnya akan ikut menggairahkan kembali roda perekonomian dan pariwisata daerah. (hen)












Tinggalkan Balasan